Postingan

Gambar
Jum'at 'BERSERI'  Program Pembiasaan Religius di SDN Padamekar  Oleh: Tatat Kurniawati S.Pd (SDN Padamekar Kec.Cililin) Pendidikan Karakter merupakan usaha sengaja atau sadar untuk mewujudkan kebajikan, yaitu kualitas kemanusian yang baik secara objektif, bukan hanya baik untuk individu perseorangan, tetapi juga baik untuk masyarakat secara keseluruhan. Dengan demikian, proses pendidikan karakter, ataupun pendidikan akhlak dan karakter bangsa sudah tentu harus dipandang sebagai usaha sadar dan terencana, bukan usaha yang sifatnya terjadi secara kebetulan. Kata dasar dari religius adalah religi yang berasal dari bahasa asing religion sebagai bentuk dari kata benda yang berarti agama atau kepercayaan akan adanya sesuatu kekuatan kodrati di atas manusia. Sedangkan religius berasal dari kata religious yang berarti sifat religi yang melekat pada diri seseorang (Thontowi, 2012). Religius sebagai salah satu nilai karakter dideskripsikan oleh Suparlan (2010) sebagai sikap dan peril...

Aksi Nyata Modul 3.3.a.10 - Program Pengelolaan Yang Berdampak Pada Murid

Gambar
  Aksi Nyata Modul 3.3.a.10   Program Pengelolaan yang Berdampak Pada Siswa Belajar Dari Lingkungan Sekitar Siswa ( BELISA ) dengan Tutor teman sebaya dan masyarakat Sekitar o l e h Tatat Kurniawati Sp.d CGP Angkatan 4 Kab.Bandung Barat    Tahapan terakhir dari rangkaian modul Program Guru Penggerak memasuki masa paripurna,pandangan baru,pengetahuan,ketrampilan,dan sikap-sikap yang telah dikembangkan dalam proses belajar selama ini baik melalui LMS,pendampingan individu,lokakarya dan kolaborasi teman PGP telah memberikan bekal bagi CGP memulai aksi perubahan dengan program atau kegiatan sekolah yang berdampak pada murid. Perubahan tidaklah harus yang bombastis melainkan adanya perubahan yang positif sekecil apapun melalui langkah-langkah kecil yang kita dapat lakukan dalam lingkungan sekolah secara langsung yang berdampak dan terasa oleh seluruh komunitas sekolah berimbas mampu memberikan inspirasi bagi Ekosistem sekolah untuk tergerak,bergerak bersama-sama sali...

3.3.a.10.2.Jurnal Refleksi Minggu Ke 24 - Pengelolaan Program Yang Berdampak Pada Murid

Gambar
 O l e h Tatat Kurniawati S.Pd CGP Angkatan 4 Kab.Bandung Barat Halo sahabat guru penggerak, kegiatan refleksi 24 merupakan jurnal refleksi terakhir dalam kegiatan guru penggerak pada angkatan ini. Alhamdulillah Program Guru Penggerak akan segera berakhir dan semoga kita semua dinyatakan lulus dalam prgram ini.   3.3.a.10.2. Jurnal Refleksi - Minggu 24 Guru Penggerak Dalam kegiatan refleksi minggu 24 ini, saya menggunakan model 4F (Fact, Feeling, Finding and Future) Fact (Peristiwa):   Pada hari Senin tanggal 13 Juni 2022,diawali dengan Elaborasi Pemahaman sesi Instruktur bersama Ibu Kartika Yulianti untuk menguatkan pemahaman mengenai pengelolaan program yang berdampak pada murid.  Kemudian pada hari Rabu tanggal 15 juni 2022,kami melanjutkan dengan Koneksi Antar Materi,yaitu keterkaitan antara Modul 1.1 sampai dengan modul 3.3. Dokumentasi Koneksi Antar Materi dapat dilihat pada link dibawah ini: https://youtu.be/-A5QpVIxgPE Pada hari Kamis tanggal 16 Juni 2022,mas...

3.3.a.10.1.Jurnal Refleksi Minggu Ke-23 - Pengelolaan Program yang berdampak pada murid

Gambar
o l e h Tatat Kurniawati Sp.d CGP Angkatan 4   Kab.Bandung Barat Jurnal Refleksi Minggu Ke-23 ini saya susun dengan menggunakan model 5R, yaitu Reporting, Responding, Relating, Reasoning, dan Reconstructing. Jurnal Refleksi Minggu Ke-23   Minggu ini memasuki modul kesepuluh dalam pendidikan guru penggerak, yakni modul Pengelolaan Program yang Berdampak pada Murid.  Pembelajaran diawali dengan mulai dari diri mengingat kembali kegiatan/program sekolah ketika CGP duduk di bangku sekolah. Pembelajaran kedua adalah eksplorasi konsep, yaitu membaca bahan ajar, menyimak studi kasus dan menganalisisnya berdasarkan jenis kegiatan dan tiga aspek kepemimpinan murid. Pembelajaran ke tiga adalah eksplorasi forum diskusi. Pembelajaran ke empat adalah persentasi. Pembelajaran ke lima adalah ruang kolaborasi, Pembelajaran ke enam Refleksi terbimbing Pembelajaran ke tujuh adalah Demonstrasi Kontekstual. Materi yang dipelajari adalah kepemimpinan murid, tiga aspek penumbuhan kepemimpinan ...

3.3.a.6 REFLEKSI TERBIMBING – PENGELOLAAN PROGRAM YANG BERDAMPAK PADA MURID

Gambar
Kali ini saya akan membagikan Tugas Refleksi Terbimbing Modul 3.3.a.6.melalui beberapa pertanyaan. Pertanyaan Pemantik :  1. Apa yang menarik bagi Anda setelah mempelajari pengelolaan program yang berdampak pada murid?  Hal yang menarik bagi saya setelah mempelajari program pengelolaan yang berdampak pada murid:    1.Penentuan prioritas kepemimpinan murid dan kebutuhan belajar murid.  2. Setiap perencanaan program yang akan dilakukan haruslah dimulai dengan melakukan identifikasi dan pemetaan berdasarkan sumber daya yang dimiliki dengan melihat potensi dan kekuatan yang ada. Berdasarkan itu barulah sumber daya/aset yang sudah dipetakan untuk dimanfaatkan sebagai program sekolah yang berdampak pada murid dengan menekankan kepemimpinan murid dalam program tersebut.  3. Program/kegiatan menumbuhkembangkan kepemimpinan murid dapat berupa program/kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, maupun ekstrakurikuler.    4.Menumbuhkembangkan kepemimpinan mur...

3.2.a.10.3 - Jurnal Refleksi Minggu Ke 22

Gambar
3.2.a.10.3 - Jurnal Refleksi Minggu Ke 22 O l  e h Tatat Kurniawati Sp.d CGP Angkatan 4 Kab.Bandung Barat Minggu,29/Mei/2022 Asallamuallaiukum wr.wb. Jumpa lagi bersama saya di jurnal refleksi Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 4 Kab. Bandung Barat  Minggu ini telah menginjak pada minggu ke-22, perjalanan Pendidikan Guru Pengerak Angkatan 4 telah hampir sampai di ujung paket Modul 3.  Berikut Jurnal Refleksi Minggu Ke 22 yang saya susun dengan model 6 topi(Six Thinking Hats). 1.Topi Biru ( Process )  Topi biru ⟮process): Dengan melihat pada kekuatan, potensi, dan sumber daya yang ada dan menggunakan pendekatan berbasis aset, saya dapat membuat perubahan pembelajaran di lingkup kelas dengan mengoptimalkan pemanfaatan aset-aset sekolah. 2.Topi Hijau ( Creativity ) Topi hijau ⟮creativity): Saya akan lebih sering mengeksplorasi aset yang ada, berdiskusi dengan murid, rekan sejawat, dan kepala sekolah. Saya akan mengoptimalkan pemanfaatan modal yang ada untuk membuat peru...

3.2.a.9.Koneksi Antar Materi - Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya

Gambar
Koneksi Antar Materi Modul 3.2 Pemimpin Pembelajaran dalam Pengelolaan Sumber Daya Mei 28,2022  Pemimpin Pembelajaran dalam Pengelolaan Sumber Daya dan bagaimana mengimplementasikannya: Ekosistem merupakan sebuah system lingkungan dimana terjadi interaksi atau hubungan timbal balik atau saling ketergantungan antara komponen dalam ekosistem, yaitu dalam hal ini adalah komponen biotik yaitu unsur yang hidup dan komponen abiotik, yaitu unsur yang tidak hidup dalam sebuah lingkungan. Jika diibaratkan sebagai sebuah ekosistem, sekolah adalah sebuah bentuk interaksi antara faktor biotik (unsur yang hidup) dan abiotik (unsur yang tidak hidup). Kedua unsur ini saling berinteraksi satu sama lainnya sehingga mampu menciptakan hubungan yang selaras dan harmonis. Dalam ekosistem sekolah, faktor-faktor biotik akan saling memengaruhi dan membutuhkan keterlibatan aktif satu sama lainnya. Faktor-faktor biotik yang ada dalam ekosistem sekolah di antaranya adalah:Murid, Kepala Sekolah, Guru, Staf/Te...